
Alasan
DOTA 2 sudah berkembang lebih dari sekedar video gamekarena banyak kompetitor pemain DOTA 2 yang memungkinkan untuk mendapatkan hadiah berbentuk uang yang di dapat dari kejuaraan turnamen nasional maupun internasional. Sepertikejuaraan ESports “The International”, sebuah bentuk acara tahunan internasional dimana tim dari seluruh dunia memperebutkan hadiah uang yang diselenggarakan di Seattle Tower, Washington. Total hadiah untuk The Internatonal 2013 sebesar US$ 2.874.407, The International 2014 sebesar US$ 10.931.103, dan pada The Internasional 2015 sebesar $18,429,613.
Sejak tahun 2003 DOTA 2 menjadi game yang paling populer yang pernah dikeluarkan oleh Valve Corporation. Pada saat 2013 pertama kali game ini dirilis, pengguna yang bermain perharinya sekitar 300.000 orang. Jumlah yang masuk perharinya terus meningkat dan pengguna yang bermain perharinya saat ini di tahun 2015 sekitar 1.200.000 orang. Jumlah ini lebih banyak dari pada game populer nomor 2 setelah DOTA 2 yaitu Counter-Strike: Global Offensive dimana pengguna yang bermain perharinya hanya sekitar 450.000 saja, kurang dari 50% pengguna DOTA 2 perharinya.
Selain itu, kita tidak ingin terjadi insiden yang memalukan dalam kejuaraan nasional maupun internasional. Para gamers Dota 2 di Indonesia pada saat ini masih menunjukan bahwa pemain kita mempunyai attitude yang buruk dalam bermain.